where the Text

Baru kali ini gue nonton bioskop serasa nonton vcd Bajakan! tiba-tiba text ditengah film Davinci Code raib! dan hebatnya…itu terjadi pada dialog2 penting dalam Davinci Code…yah emang rada sensi sih topiknya, tapi… HEY! we're watching HERE! tolong hargai dong…plis degh!

untung gue udah punya bajakannya! jadi bisa diliat bolak-balik percakapan yang text nya raib tsb, neh antara lain (gue terjemahin sekalian ye!):

waktu Langdon dan Neveu dirumahnya Leigh, dan dijelaskan tentang mortalitas Yesusu, dan si neveu nanya ke Leigh: "So Jesus is not the son of God? (jadi yesus itu bukan anaknya tuhan?)" mendengar pertanyaan itu Robert Langdon hanya tersenyum simpul, dan dijawab oleh Sir Leigh Teabing "Not even close to his nephew (jangakan anak..keponakan aja Jauuuuh!)".

…dan ada lagi neh:

waktu itu Leigh bicara tentang teori2nya dan dia mau mengutip ayat pada injil Magdalene, sambil mbuka2 halaman Leigh nanya: "Do you know that Mary Magdalene also wrote her own gospel (eh lu tau kagak kalo si Mary Magdalene nulis injilnya sendiri" . "She might did (yah bisa jadi)" jawab Robert Langdon. "No, she really did. Please be fair, (gak, tapi dia emang nulis, yang jujur dong!)" tegas Sir Leigh Teabing.

yah kalau kita baca sepenggal dialog diatas memang topik ini sangat sensitif…tapi menghilangkan text adalah perbuatan yang tidak terpuji, pihak distribusi atau badan sensor harus sadar kalau ada kontar tak tertulis ketika penonton membeli tiket bioskop, bahwa:

"kami ikhlaskan uang ini kepada mbak penjual tiket, karena kami ingin dihibur, dan memahami isi film yang tertulis dalam tiket ini"

trus secara tak tertulis juga pihak bioskop menjawab:

"kami terima uang anda, dengan ini kami bersaksi bahwa film ini akan dapat anda mengerti isinya, dan anda pasti terhibur"

lha masalahnya yang nonton pada bete gara2 textnya ilang, yah wajarlah… banyak diantaranya yang kurang fasih bahasa inggrisnya, atau sama sekali belum baca novelnya.

5 Tanggapan ke “Lha!…mana Text nya?!”

  1. sa berkata

    begitu ya? trus.. ada penjelasan resmi mengenai ini ga?

    oh ya, met gabung dg blogfam. acc membernya sdh diaktifkan. ditunggu sapa nya di perkenalan ya.

  2. devie berkata

    lha iyo! piye to jane kiy pihak distributore, dah menipu penonton jenenge kiy. wes tikete larang (20 ewu jeee) text gak lengkap sisan.

    SangReal beneran ada nggak sih?

  3. julia berkata

    WAHH…..untung blun ke bioskop!!

    klo gitu ntar tak cari bajakan aja dahh….bisa diputer ulang buat terjemahannya…..

  4. vhan berkata

    Davici Code itu antara fakta dan fiksi sih…dan sulit mbedainnya, soalnya sangat meyakinkan banget, salut sama Dan Brown kalau masalah ini!

  5. ARS berkata

    Hehe…bioskop kok muter bajakan :D

    Btw, mau donk filmnya :p

  6. [...] Parahnya, badan sensor film Indonesia juga ndak kalah paranoidnya. Hla mosok, liat Da Vinci Code kok serasa liat film bajakan: banyak teks yang tidak ditulis terjemahannya. [...]

Tinggalkan Balasan