Plato mencari cinta:

Mei 23, 2006

Suatu hari, Plato bertanya kepada gurunya: "Apa itu Cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?"

Gurunya menjawab: "kau lihat, disana ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu tanpa boleh mundur kembali, kemudia ambillah satu ranting saja. Jika kamu menemukan ranting yang kau anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta"

Plato pun berjalan ladang gandum tersebut, dan tidak lama kemudian ia kembali kegurunya dengan tangan hampa. Gurunya pun bertanya:"mengapa kamu tidak membawa satu rantingpun?"

Plato menjawab: "karena aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan aku tidak diperbolehkan
mundur kembali, tetapi sebenarnya tadi saya telah menemukan satu yang paling menakjubkan, tapi aku
berpikir, mungkin ada ranting yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi ranting tadi tidak jadi saya ambil. Dan ternyata, ketika aku melanjutkan perjalanan, barulah kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian, tidak sebagus ranting yang tadi. Jadi, akhirnya tak kuambil sebatang pun"
Lalu gurunya menjawab "ya seperti itulah cinta"

Pada kesempatan lain, Plato bertanya sekali lagi pada gurunya: "apa itu perkawinan? bagai mana saya bisa menemukannya?"

Gurunya menjawab: "kau lihat, ada hutan yang lebat didepan sana. Berjalanlah kamu tanpa boleh mundur
kembali, kemudian tebanglah satu pohon saja. Jika kamu menemukan pohon yang kau anggap paling tinggi, artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan".
Plato menjawab: "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya setelah menjelajah hampir setengah ladang, dan ternyata aku kembali dengan tangan hampa. jadi pada kesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan utuk menebangnya dan membawanya kesini. aku tak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"

Gurunya pun kemudian menjawab: "Dan… Yah! itulah Perkawinan"

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya didalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.ketika pengharapan dan keinginan yang berlebihan akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan…tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.waktu dan masa tidak dapat di putar mundur.Terimalah cinta apa adanya

Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan duniawi itu hampa adanya.

nb: tulisan ini saya persembahkan untuk seorang teman yang sedang mencari cinta :D semoga gak basi, dan semoga bermanfaat buat kamu.

14 Tanggapan ke “Plato mencari cinta:”

  1. hedgehogman berkata

    ga basi kok
    gw aja baru tau sekarang
    ceritanya bagus…

  2. vhan berkata

    Alhamdulillah… :D soalnya ini mengutip dari Powerpoint yang gak jelas sumber dan tanggalnya

  3. mata berkata

    cinta maneh cinta maneh….

    ngga bisa ngomong banyak sih….cinta tanda tanya ?
    maksudnya cinta emang bersifat universal banget…ngga semata hubungan antara laki laki dan wanita, tapi juga cinta keluarga, teman dan Tuhan

  4. vhan berkata

    Cinta yang dimaksudkan disini adalah pada habluminannas (social)
    kalo cinta sma Allah mah, no doubt dan cuman satu kemungkinannya: WAJIB SEBAGAI MANUSIA!

  5. Avante berkata

    Sebenarnya sudah pernah denger lewat milis sekitar beberapa bulan lalu tapi bagaimanapun isinya gak akan pernah basi deh. (Sejak jaman Plato bo!)

    Sempet berniat masukin di Blog juga tapi sepertinya tidak akan mengalami “hal itu” dalam waktu dekat… jadi susah juga ^^

  6. lavdate berkata

    cinta bukannya dah merit sama rangga? eh, udah belum sih? :kon-fu-tse:

  7. vhan berkata

    belom lagi… cinta sekarang di terlantarkan sama rangga waktu jalan2 di ladang gandum, trus karena dia berlaku tidak senonoh disono dia dikutuk jadi gandum, makanya si Plato disuruh nyari sama Gurunya, soalnya tuh guru sebenernya Fans Beratnya Dian Sastro
    :D

  8. dahlia berkata

    huwaaaaaaaaaaaaaaaa makin melo ajah gw ke sini !!
    Tak ada yang mencintai akuh …..

  9. wulan berkata

    wadoh…. kok gitu ya…. bisa enggak ya….dapet “pohon yang menakjubkan”?…. kamu udah dapet????

  10. vhan berkata

    gue….hehehehe… gandumnya aja masih dalam dalam perjalanan keladangnya :D

  11. rie berkata

    cinta??? makhluk apaan tuh? bisa ketemu di mana ya?! kalo udah nemu orangnya, tolong kasih alamatnya ke e-mailku yap?!

  12. nyonya chika berkata

    namanya manusia..ga akan pernah merasa puas. ladang org akan slalu lebih hijau dr punya qta..i’ve been through yg namanya cinta n perkawinan..kuncinya sih, syukurin smua yg udah didapet and never regret it..amien..
    btw..boleh ya aq taruh di blog aq..filosofinya ngena bgt tuh..

  13. vhan berkata

    silakan mabk.. saya juga ngambil dari temen kok… krn keren, jadi saya post aja :) tapi sayang gak ada creditnya…
    en selamat datang di Blog nya Ufan yah :P semoga bermanfaat

  14. sawal berkata

    nah lho jangan coba-coba melewatkan cinta sejatimu, pa lagi hanya sekedar memilih-milih udah yang pasti-pasti aja dia pasti pasangan hidupmu. okeeeeeeeeeeeee

Tinggalkan Balasan