Menjadi saksi Isra Mi’raj.
Juni 11, 2006

Sebenernya tulisan ini masih ada hubungannya dengan post saya yang mengenai Empati, yep… maksud menjadi saksi ini adalah dengan ikut merasakan betapa mulianya event ini… saat dimana Rasulullah SAW berhadapan langsung [tanpa perantara] dengan penciptanya Allah SWT. Di post saya mengenai Empati saya menyebutkan suatu Trik merasakan apa yang orang rasakan dengan meniru Gesturenya, nah kalau mau merasakan Dashyatnya even Isra Mi'raj berarti kita harus meniru siapa dong??? Siapa saksi mata kejadian ini??? Yah… tentu saja para Malaikat yang walau pun mereka hanya melihat kejadian ini di luar Sidratul Muntaha.
Bagai kita bisa mengetahui seperti apa perasaan mereka pada saat itu??
Mengingat Mati…
Juni 5, 2006
aneh ya… kita sering merindukan Allah, kita sering menanyakan "Dimana kau kini!?", atau "Mana Keadilan mu?!" tapi kita takut berjumpa dengannya setelah mati….
Ketika Liburan menjadi Pelajaran
Mei 21, 2006
Semoga para sahabat-sahabat Adek ku dari SMA 4 Surabaya yang telah di Panggil oleh Allah, segala amalannya dapat diterima disisi-NYA, dan semoga Adek ku Dhiva tersayang dan sahabat-sahabat dan juga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan dapat mengambil hikmah dari musibah yang menimpa sekolah mereka saat ini.
Emang yang namanya umur gak bisa ditebak, kapan bakal berakhir, celakahlah orang yang menganggap dirinya masih muda dan mengira hidupnya masih lama, yang akhirnya membuat mereka sombong di Buminya Allah (semoga sahabat-sahabat Dhiva tidak termasuk golongan seperti itu, amin)
Seperti apa yang pernah di katakan oleh Rasulullah saw: manfaatkanlah yang Lima sebelum datang yang Lima
- Manfaatkanlah Hidup sebelum datang Mati
- Manfaatkanlah Muda sebelum datang Tua
- Manfaatkanlah Sehat sebelum datang Sakit
- Manfaatkanlah Kaya sebelum datang miskin
- Manfaatkanlah Lapang sebelum datang Sempit
tentu saja kita manfaatkan kelima hal tersebutini dengan landasan bahwa ketika kita mati, setiap detik yang kita lewati akan mintai pertanggung-jawabannya.
semoga mereka yang ditinggalkan mendapatkan Hikmah dari setiap kejadian, dan semoga yang dipanggil oleh Allah termasuk dalam golongan orang-orang yang dicintai Allah
Amin Allahuma Amin
Sesuatu yang Nyata adalah yang tak kasat mata!
Mei 14, 2006
ketika gue merancang sebuah kuisioner mengenai opini target Audience, mengenai opini tentang melihat pasangan hidup hanya dengan fisiknya saja, seorang teman bertanya:
"vhan…kok ini dipilihan jawabannya ada opini 'Hanya melihat materi?' emangnya fisik cantik ato ganteng itu materi, kok kayak gak nyambung yah?"
pertanyan ini membuat gue balik bertanya sebelum gue menjawab, gue mau mastiin dulu apa pengertian dia mengenai materi ketika seseorang dikatakan "hanya melihat materi" atau "materialistis", dan dia menjawab:
"Uang atau kekayaan!"
dengan demikian gue tau kenapa pertanyaan tersebut muncul. ternyata pengertian nya hanya sampai segitu. tapi gue yakin gue juga berpendapat seperti itu dulu…. dan sekarang gue punya kewajiban untuk mensharingkan sebuah pemikiran yang lain.